Metamorfosis kehidupanku

Aku menikah!!! Akhirnya aku menikah. Cobaaan beragam yang kulalui dari kecil hingga ku dewasa tetap belum berakhir. Yah beginilah hidup, seperti kata iklan rokok, “hidupilah hidup”…

Aku, seorang perempuan biasa, mendapatkan pria yang luar biasa, perhatian, sayang, soleh, mapan, rupawan, berbagai alasan lainnya yang mendekati hampir kesempurnaan, walau tidak ada yang sempurna di muka bumi ini. Tapi begitulah wanita, apalagi seorang istri, mempersembahkan ap mapun teruntuk suami, pun hanya sekedar pujian kecil.

Sebelum atau pasca menikah, cobaan selalu ada. Prinsip hidup, sifat yang bertolak belakang, kondisi tinggal yang berjauhan, waktu dan materi. Tetapi seiring waktu semua bisa diatasi, walau sedikit riak dan penyimpangan- penyimpangan lainnya beriringan

Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

MAAFKAN JIKA CINTAKU TAK “SEMPURNA”

Bertambah usia, semakin bertambah dekat ajal…
Ketakutan, dosa, hingga kematian menghantui
Sejenak terbayang tiap bab kehidupan lalu
Belum ada syukur yang nyata 
Sudah sedemikian banyak waktu terlewat
Uhhff, tua adalah suatu keniscayaan
Tapi menjadi dewasa? Belum tentu
Terlepas dari semua
Aku cinta…
Sungguh aku cinta pada- Mu
Hanya saja tak sempurna
Tidak sesempurna “mereka”
Sungguh aku benar- benar cinta
Dalam diam, aku cinta
Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

RAMADHAN YANG “TERAMAT BIASA”

Menjelang malam ke 13…. 10 hari pertama telah terlewati dengan rasa “teramat biasa”. Ramadhan yang terlewat hampir ke 24 kalinya!!! Entah sampai kapan bisa menikmati ramadhan lagi, ke 25 atau tidak akan pernah selamanya. Kegersangan dan rasa ingintau serta pencarian yang panjang stagnan taqarrub dengan Nya, kali ini tidak sama sekali.
Ada apakah dengan ku? Sekedar tanya, tetapi tidak ada rasa ingin mencari tahu lebih dalam. Biarkan semua berlalu, tanpa ada jawaban secara eksplisit mungkin. Ada dahaga, ada gundah, takut pada Nya, tapi entahlah. ”semua” terabaikan, apakah pengaruh cinta sebegini dalam? Membutakan semuanya, bahkan nurani sekalipun!!!
Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

JODOH ADALAH CANDU

Akhirnya, setelah lama tidak memainkan jemari di keyboard ini , tidak bermain kata- kata dalam untaian tiap rangkaian membentuk kalimat penuh hikmah, bercerita berbagi keluh kesah, bisa kembali berkisah tentang perjalanan hidup. “Belajarlah dari tiap keadaan”. Kejadian berawal ketika bertemu teman lama, membuat fikiran kembali fres, terbuka berbagai wacana baru dan mendapatkan hal- hal serta ilmu baru  ehmmmm betapa indahnya ukhuwah, mengapa Rasullulah mengatakan “siraturahmi merupakan penyambung umur”, bukan umur yang kita persepsikan sebagai usia sekarang, tapi umur ialah bagaimana kita membuat dan memaknai hidup yang hanya sekedar singgah sebentar ini sebagai upaya untuk membuatnya berkah, tidak terbuang percuma. Termaksud membahas masalah- masalah yang membuat wawasan kita semakin luas tentang banyak hal. “Waktu ibarat pedang”, ungkapan dari sahabat nabi, sang singa padang pasir yang hanya sekedar mendengar namanya saja para iblis lari kocar kacir.

Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

MATAHARIKU

tertutup pintu sudah pintu hatiku
yang pernah dibuka waktu
hanya untukmu
kini kau pergi
dari hidupku
ku harus relakanmu walau aku tak mau
berjuta warna pelangi
didalam hati
sejenak luluh bergeming menjauh pergi
tak ada lagi
cahaya suci semua nada beranjak
aku terdiam sepi
dengarlah matahariku
suara tangisanku
ku bersedih karena panas cinta menusuk jantungku
ucapkan matahariku
puisi tentang hidup
tentangku yang tak mampu
menaklukkan waktu

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Wisata Ruhani ^_^

Menjelang magrib… makan mpek- mpek di bawah jembatan dekat stasiun lempuyangan. Kebetulan baru hujan, jadi suasana agak begitu dingin. Kereta api terkadang lewat, membuat jalanan yang biasanya lenggang terasa rame. Pengalaman yang pertama, dulu di ajak cici ku fikir buat apa? menghabiskan waktu dengan percuma, tapi sekarang? kesana hampir menjelang magrib, dan ternyata banyak juga yang nongkrong di sana. Semakin mengasah kepekaan terhadap manusia “papa”, mereka berjualan di pinggir jalan, di bawah jembatan, tentu banyak resikonya. Hujan yang jatuh dari langit, membasahi mereka, tentu semakin menambah penderitaan. Berkurangnya orang yang membeli dagangan mereka. Ku duduk bersama ibu penjual mpek- mpek, ku tanya jam berapa beliau pulang dari berjualan, dia hanya mengatakan tidak tentu, terkadang jam 8 malam atau bisa lebih malam lagi. Ada mbk yang hanya berjualan minuman, teh, segala kopi, susu, dan dia sendiri, hanya sendiri. Dimana orang tua nya yah??? ada juga mas yang berjualan telur puyuh goreng (maaf, aku nggak tahu namanya), begitu sederhana, gerobak kecil yang selalu di pikulnya, dengan peralatan “menggoreng” yang seadanya. Selain mereka masih banyak yang lain juga, dengan jualan yang serba “apa adanya”.

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

1 HARI YANG PENUH MAKNA

Senin, (7/4) Diawali menjelang subuh, dering alarm berbunyi, pukul 03.45 wib, waktunya bangun, ahh masih malas, padahal tadi malam tidurnya lumayan awal.. setelah jam 04.10 wib baru loncat dari kasur…ahh telat lagi, padahal mau shalat menjelang subuh dulu  atau setidaknya witir, sebelum azan 04.45 wib memanggil- manggil dari mushala sebelah kos, *_* membasuh wajah, dan sikat gigi.. dinginnya air begitu menyejukkan (lumayan, hydroteraphy) sebelum ku menghadap- Nya.
Jam 06.00 wib ada janji, mau jenguk sahabat yang sakit, uhh sebel, padahal ku masih marah gara- gara masalah sms hampir sebulan kemaren!!!, sekarang??? minta maaf aja belum, aku minta maap duluan??? idihh gengsi, bukannya mereka yang salah duluan, setidaknya cowok harus gentle, tapi sekarang mereka dapat musibah, masa’ ku harus keukeh nggak mau ketemu, sampe kapan coba??? tuch kejadian juga dah lama bangets, dan kalo di fikir nggak 100 % kesalahan dari mereka, coba aja aku jujur, atau berani bilang ” afwan mas, aku lagi malas banget garap mading, benar- benar nggak mood”, nahhh yakin dech mereka ngertiin, bukannya dah bertahun- tahun bareng mereka ^-^, ni nggak malah diam- diaman, sms cela- celaan, pake kata- kata kasar segala, rasain lu!!!

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Pengen HaLaL ^-^ (nah lo…

Sendiri lagi, hiks kefikiran, kok pengen merit yo…. mati kita, alamak
Truss piye??? Bukan kah selama ini anti merit??? Ampe teman- teman julukin si miss feminis ^o^.. lah sekarang??? Ada apa to jeng… bukan kah hidupmu akan lebih indah tanpa pria yang mengikat, tanpa ada anak yang mengganggu tidurmu, tanpa ada keluarga lain selaen keluargamu, nah lo???
Bukankah kau bilang nggak perlu anak, bukankah hadist yang mengatakan, bahwa setelah kita mati ada 3 hal yang masih dapat menolong kita, salah satunya doa anak sholeh, bisa tergantikan dengan amalan laen, misalnya mengangkat anak!!! Bukankah kau bilang kalo menikah hanya untuk mencapai ridho Allah, bekerja juga mencapai ridho Allah, makan, tidur juga mencapai Ridho Allah, bukankah kau bilang jika tujuan menikah hanya untuk membuat kita tentram, bukankah sahabat- sahabat, dan keluargamu sudah dapat menentramkan mu??? Bukankah, bukankah??? Ahhh masih banyak segudang alasan laen mu bukan? alasan yang membuatmu lari, bahwa kau ingin menikah. Bukankah seperti itu??? Kau mencari berbagai alasan untuk lari dari kenyataan bahwa kau kesepian!!!
Bukankah sebenarnya kau sudah siap, walaupun kau inginnya belum siap, nona sampai kapan??? Menunggu ketidakpastian, menyiksa diri sendiri, kau tidak dapat apa- apa dari apa yang kau lakukan sekarang., mencari kebahagiaan lewat sahabat- sahabatmu, siapa??? Sampai kapan mereka tahan denganmu, sampai kapan mereka akan menemanimu, mereka juga akan menikah dan punya anak, sementara kau!!! Hanya hidup dengan kesepian dan kesendirian.. ha ha ha bukankah 2 hal itu yang pualing kau benci, 

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

SEBERAPA PENTINGKAH PERAN MUSLIMAH DI LEMBAGA PERPOLITIKAN

Perjalanan panjang sejarah Islam tidak lepas dari peran serta muslimah. Tak sedikit kontribusi yang mereka sumbangkan sampai Islam mampu menerangi seluruh belahan dunia. Kiprah para Istri- istri nabi, sahabat- sahabat wanita beliau, dengan berbekal iman yang tertanam kokoh dalam jiwa, semua penderitaan dan siksaan di tanggung dengan penuh keikhlasan. Seiring perjalanan sejarah, muslimah telah banyak mengalami erosi, mulai dari kepribadian, akhlak bahkan akidah. Salah satunya ialah krisis figur teladan. Wanita muslimah yang sejatinya dapat memainkan peran ganda, baik sebagai seorang istri, ibu rumah tangga bahkan orang yang aktif dalam ruang lingkup kepentingan orang banyak. Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

semua serba muahal

wah, barang2 semua pada muahal nech. minyak gorenga aja sehari 3x naek.. gimana nich pemerintah???????? jangankan ibu2 rumah tangga, yang kuliah aja bingung kalo mau masak :( mau beli tambah muahal. ada solusi nggak?????????

Komentar bertahan »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.