<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ibda bi nafsika</title>
	<atom:link href="http://mirzachayo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mirzachayo.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jan 2009 03:17:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mirzachayo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ibda bi nafsika</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mirzachayo.wordpress.com/osd.xml" title="ibda bi nafsika" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mirzachayo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Metamorfosis kehidupanku</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/12/18/metamorfosis-kehidupanku/</link>
		<comments>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/12/18/metamorfosis-kehidupanku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 07:56:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirzachayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzachayo.wordpress.com/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Aku menikah!!! Akhirnya aku menikah. Cobaaan beragam yang kulalui dari kecil hingga ku dewasa tetap belum berakhir. Yah beginilah hidup, seperti kata iklan rokok, “hidupilah hidup”… Aku, seorang perempuan biasa, mendapatkan pria yang luar biasa, perhatian, sayang, soleh, mapan, rupawan, berbagai alasan lainnya yang mendekati hampir kesempurnaan, walau tidak ada yang sempurna di muka bumi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=183&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Aku menikah!!! Akhirnya aku menikah. Cobaaan beragam yang kulalui dari kecil hingga ku dewasa tetap belum berakhir. Yah beginilah hidup, seperti kata iklan rokok, “hidupilah hidup”…</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, seorang perempuan biasa, mendapatkan pria yang luar biasa, perhatian, sayang, soleh, mapan, rupawan, berbagai alasan lainnya yang mendekati hampir kesempurnaan, walau tidak ada yang sempurna di muka bumi ini. Tapi begitulah wanita, apalagi seorang istri, mempersembahkan ap mapun teruntuk suami, pun hanya sekedar pujian kecil.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum atau pasca menikah, cobaan selalu ada. Prinsip hidup, sifat yang bertolak belakang, kondisi tinggal yang berjauhan, waktu dan materi. Tetapi seiring waktu semua bisa diatasi, walau sedikit riak dan penyimpangan- penyimpangan lainnya beriringan</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-183"></span><span style="color:black;">Matahari….</span></p>
<p style="text-align:justify;">Aku menikah tanpa tau mertua, menyedihkan memang… tapi inilah resiko kecil ketimbang harus menerima resiko besar karena ketidak sabaran kami dalam menunggu. 3 bulan pasca pernikahan kecilku, sebelum pernikahan yang diketahui semua keluarga suami, aku hidup terpisah dengannya, beliau yang harus bekerja diluar pulau dan aku yang masih kuliah di kota pelajar mengharuskan kami mengambil jalan itu. Satu keyakinan dihati, bahwa kami telah menikah, dan itu adalah hal yang melegakan, karena jarak bukan alasan, yang terpenting, aku miliknya, begitupun sebaliknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi semua tidak berjalan mulus, kerikil- kerikil kadang menghalangi jalan yang berkelok- kelok itu, duri yang tertancap kaki, terkadang membuatku meringis dan menangis. Walau kekasihku menghibur dari kejauhan, memberikan semangat agar kami tetap bertahan, tetap bersabar, karena dibalik perpisahan kami, pasti ada sesuatu yang indah menanti… ku pegang kata- katanya, tidak ada lagi yang harus dilakukan kecuali memang bersabar, seperti kata umar “bersabar atau mengeluh, masalah itu tetap ada padamu”…</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti dia, akupun melakukan hal yang sama. Ku berikan perhatian semampuku, kasih sayang dan cintaku, ketika dia lelah dan tidak terjaga dalam tidurnya, yang kulakukan hanya bisa memimpikannya, menangisi kerinduan dalam sepinya sang malam. Pun ketika cinta dan gelora merenda, hanya rasa marah yang tumpah, padanya, pada nasib, pada keadaan, setelahnya dia akan kembali menghibur…”istriku, bersabarlah”… begitupun dengan dia, oh suamiku, ingatkah yang kau tuliskan buatku “teramat sangat rindu dirimu sekarang Lapakah kerinduan yang begitu besar ini anugrah ataukah sekedar cobaan, apa yang bisa kuperbuat lagi, yang kuharap malam ini hanya belaianmu, yang kuinginkan malam ini hanya damaimu, sepotong doa kukirimkan untukmu, semoga malam ini tidurmu bermimpikan taman surgawi, ya Rabb satukan kami secepatnya, sungguh ku benar- benar mencintainya”… ku baca ketika terjaga menjelang azan subuh, iba, sedih, menangis, mengapa sepertinya hanya kita yang menderita, oleh cinta, oleh keadaan, uhff suamiku, betapa sangat ku mencintaimu, ku hapus perlahan airmataku, ku tak ingin kau tau, betapa bersedih ku pagi itu….</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya Engkau tempat mengadu, kesepian ini, kerinduan ini,cinta yang besar ini, hanya 1, jangan pisahkan kami, sampai kapanpun!!! Ku mohon ya Aziz L</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:black;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzachayo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzachayo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzachayo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzachayo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzachayo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzachayo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzachayo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzachayo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzachayo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzachayo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzachayo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzachayo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzachayo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzachayo.wordpress.com/183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=183&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/12/18/metamorfosis-kehidupanku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6312dbad934243925ae14f570a524ca?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirzachayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MAAFKAN JIKA CINTAKU TAK “SEMPURNA”</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/09/23/maafkan-jika-cintaku-tak-%e2%80%9csempurna%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/09/23/maafkan-jika-cintaku-tak-%e2%80%9csempurna%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 23:44:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirzachayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzachayo.wordpress.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Bertambah usia, semakin bertambah dekat ajal… Ketakutan, dosa, hingga kematian menghantui Sejenak terbayang tiap bab kehidupan lalu Belum ada syukur yang nyata  Sudah sedemikian banyak waktu terlewat Uhhff, tua adalah suatu keniscayaan Tapi menjadi dewasa? Belum tentu Terlepas dari semua Aku cinta… Sungguh aku cinta pada- Mu Hanya saja tak sempurna Tidak sesempurna “mereka” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=178&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mirzachayo.files.wordpress.com/2008/09/kuburan1.jpg"><img class="alignnone size-large wp-image-181" title="kuburan1" src="http://mirzachayo.files.wordpress.com/2008/09/kuburan1.jpg?w=470&#038;h=313" alt="" width="470" height="313" /></a></p>
<p>Bertambah usia, semakin bertambah dekat ajal…<br />
Ketakutan, dosa, hingga kematian menghantui<br />
Sejenak terbayang tiap bab kehidupan lalu<br />
Belum ada syukur yang nyata <br />
Sudah sedemikian banyak waktu terlewat<br />
Uhhff, tua adalah suatu keniscayaan<br />
Tapi menjadi dewasa? Belum tentu<br />
Terlepas dari semua<br />
Aku cinta…<br />
Sungguh aku cinta pada- Mu<br />
Hanya saja tak sempurna<br />
Tidak sesempurna “mereka”<br />
Sungguh aku benar- benar cinta<br />
Dalam diam, aku cinta<br />
<span id="more-178"></span><br />
Hanya ini yang bisa kulakukan untuk- Mu<br />
Cuma ini kemampuanku<br />
Rasa cinta, rasa syukur, dari hati, lisan hingga yang “tampak dariku”<br />
Maafkan jika tak sempurna<br />
Terima kasih buat semuanya<br />
Iman dan islamku<br />
Orangtua dan keluargaku<br />
Buat dia  yang Kau hadirkan untukku<br />
Moga hanya untukku <br />
Terimakasih buat sahabat dan teman- temanku<br />
Buat keluarga masjidku<br />
Buat lingkunganku<br />
Ku bawa 7 anggota tubuhku bersujud pada- Mu<br />
Keningku, kedua telapak tangan dan lutut juga kakiku<br />
Memohon ampunan atas perbuatanku<br />
Sungguh, hanya ini yang bisa ku lakukan<br />
Maaf buat ketidak sempurnaan ini<br />
Maaf dengan sepenuh hati<br />
Maaf dengan “sedikit kesucian hati dan diri”<br />
Maafkan hamba ya Rabb, jika tak sempurna</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzachayo.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzachayo.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzachayo.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzachayo.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzachayo.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzachayo.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzachayo.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzachayo.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzachayo.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzachayo.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzachayo.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzachayo.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzachayo.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzachayo.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=178&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/09/23/maafkan-jika-cintaku-tak-%e2%80%9csempurna%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6312dbad934243925ae14f570a524ca?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirzachayo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mirzachayo.files.wordpress.com/2008/09/kuburan1.jpg?w=470" medium="image">
			<media:title type="html">kuburan1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RAMADHAN YANG “TERAMAT BIASA”</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/09/13/ramadhan-yang-%e2%80%9cteramat-biasa%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/09/13/ramadhan-yang-%e2%80%9cteramat-biasa%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 08:12:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirzachayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzachayo.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang malam ke 13…. 10 hari pertama telah terlewati dengan rasa “teramat biasa”. Ramadhan yang terlewat hampir ke 24 kalinya!!! Entah sampai kapan bisa menikmati ramadhan lagi, ke 25 atau tidak akan pernah selamanya. Kegersangan dan rasa ingintau serta pencarian yang panjang stagnan taqarrub dengan Nya, kali ini tidak sama sekali. Ada apakah dengan ku? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=164&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ccff;"><a href="http://mirzachayo.files.wordpress.com/2008/09/ramadhan-terakhir3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-165" title="ramadhan-terakhir" src="http://mirzachayo.files.wordpress.com/2008/09/ramadhan-terakhir3.jpg?w=103&#038;h=123" alt="" width="103" height="123" /></a>Menjelang malam ke 13…. 10 hari pertama telah terlewati dengan rasa “teramat biasa”. Ramadhan yang terlewat hampir ke 24 kalinya!!! Entah sampai kapan bisa menikmati ramadhan lagi, ke 25 atau tidak akan pernah selamanya. Kegersangan dan rasa ingintau serta pencarian yang panjang <em>stagnan</em> <em>taqarrub </em>dengan Nya, kali ini tidak sama sekali.<br />
Ada apakah dengan ku? Sekedar tanya, tetapi tidak ada rasa ingin mencari tahu lebih dalam. Biarkan semua berlalu, tanpa ada jawaban secara eksplisit mungkin. Ada dahaga, ada gundah, takut pada Nya, tapi entahlah. ”semua” terabaikan, apakah pengaruh cinta sebegini dalam? Membutakan semuanya, bahkan nurani sekalipun!!!<br />
<span id="more-164"></span></span> disini. Tidak seperti ramadhan yang lalu, penuh dengan semangat beribadah <span style="color:#00ccff;"><br />
Ingin rasanya mengulang masalalu, tanpa ada dia. Hanya ada aku dan Dia. Tetapi semua tidak akan bisa, ataukah mungkin kami bisa bersama, menggabungkan menjadi kesatuan utuh, cinta murni tertuju pada Nya, berdua meraih Ridho Nya, tanpa ada dahaga dan gundah. Menjadikan Ramadhan kali ini menjadi sesuatu yang teramat luar biasa, luar biasa karena keberadaannya?<br />
Bukankah ramadhan penuh dengan rahmat dan <em>maghfirah</em> Nya? Mengapa tidak mencoba ”berbaikan” dengan Nya, bukankah sesuatu hal yang bukan mustahil dilakukan? Mengetuk pintu Nya, untuk yang kesekian ribu kalipun, tanpa ragu Dia akan bukakan untuk mu.  Sungkan, malu, bukankah pertanda kau masih punya iman? ”<em>al hayya’u minal iman</em>” malu itu sebagian dari iman, perkataan sang revolusioner islam. Mengapa juga malu pada yang memberi kehidupan, jika tidak pada Nya meminta, kepada siapa lagi? Atau kau merasa enggan karena kesombongan dan keegoisanmu, padahal sungguh tidak akan berguna semuanya itu.<br />
Masih ada waktu, selagi kau punya tekad dan kemauan yang kuat kemudian istiqomah! Tidak apa- apa, bukankah seorang hamba tempat salah dan khilaf, ketika kau memohon ampunan maka ”tugas”Tuhan adalah memaafkan. Ketika kau merasa gersang dan selalu merasa sendiri, dan kau mengingat Nya, maka seketika itu pula kau akan merasa tentram karena kehadiran Nya di hatimu. Ketika kau butuh Dia untuk selalu menjadi penopang dan menguatkan tiap sendi tubuh dan rongga dadamu, maka seketika itu pula Dia ada menemanimu. Tidak pernah meninggalkanmu barang sekejap!!! Teriring dengan amal perbuatanmu tentunya, <strong>”keterpedayaan adalah berbuat dosa sambil berharap maaf tanpa penyesalan, mengharap dekat dengan Nya tanpa berbuat ketaatan”</strong> tentu sia- sia. Uhhfff&#8230; butuh seseorang yang bisa mengajak dan memimpinku untuk menuju ke kebaikan, ke Ridho dan ampunan Nya, seseorang yang luar biasa dan bisa menjadikan ramadhanku luar biasa pula. Amin</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzachayo.wordpress.com/164/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzachayo.wordpress.com/164/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzachayo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzachayo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzachayo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzachayo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzachayo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzachayo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzachayo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzachayo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzachayo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzachayo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzachayo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzachayo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzachayo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzachayo.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=164&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/09/13/ramadhan-yang-%e2%80%9cteramat-biasa%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6312dbad934243925ae14f570a524ca?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirzachayo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mirzachayo.files.wordpress.com/2008/09/ramadhan-terakhir3.jpg?w=251" medium="image">
			<media:title type="html">ramadhan-terakhir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JODOH ADALAH CANDU</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/08/26/jodoh-adalah-candu/</link>
		<comments>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/08/26/jodoh-adalah-candu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 01:09:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirzachayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzachayo.wordpress.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, setelah lama tidak memainkan jemari di keyboard ini , tidak bermain kata- kata dalam untaian tiap rangkaian membentuk kalimat penuh hikmah, bercerita berbagi keluh kesah, bisa kembali berkisah tentang perjalanan hidup. &#8220;Belajarlah dari tiap keadaan&#8221;. Kejadian berawal ketika bertemu teman lama, membuat fikiran kembali fres, terbuka berbagai wacana baru dan mendapatkan hal- hal serta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=151&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Akhirnya, setelah lama tidak memainkan jemari di keyboard ini , tidak bermain kata- kata dalam untaian tiap rangkaian membentuk kalimat penuh hikmah, bercerita berbagi keluh kesah, bisa kembali berkisah tentang perjalanan hidup. &#8220;Belajarlah dari tiap keadaan&#8221;. Kejadian berawal ketika bertemu teman lama, membuat fikiran kembali fres, terbuka berbagai wacana baru dan mendapatkan hal- hal serta ilmu baru  ehmmmm betapa indahnya ukhuwah, mengapa Rasullulah mengatakan &#8220;siraturahmi merupakan penyambung umur&#8221;, bukan umur yang kita persepsikan sebagai usia sekarang, tapi umur ialah bagaimana kita membuat dan memaknai hidup yang hanya sekedar singgah sebentar ini sebagai upaya untuk membuatnya berkah, tidak terbuang percuma. Termaksud membahas masalah- masalah yang membuat wawasan kita semakin luas tentang banyak hal. &#8220;Waktu ibarat pedang&#8221;, ungkapan dari sahabat nabi, sang singa padang pasir yang hanya sekedar mendengar namanya saja para iblis lari kocar kacir.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-151"></span><br />
Semua ku <em>explore</em> secara lugas, mengharap ada umpan balik dari sahabat yang selama ini ku yakin punya pandangan luas nan islami dalam hal ini, walaupun terkadang kurang aplikatif, <em>Upsss sorry dab</em> !!! he he maklum seniman sableng, ku harap sebutan ini tidak membuatnya membuat comen yang nggak enak tentang aku. 2,5 jam waktu kami bertemu dan sharing terasa berharga dan sungguh tidak terasa, maklum beliau orang yang super sibuk. Bolak balik Yogya- Solo ditambah dengan seabrek kegiatan seni lainnya membuat intensitas pertemuan kami bisa di hitung dengan jempol !!!<br />
Obrolan berawal dari seputar hobi. Film dokumenter, Fotografi, Jurnalistik, semua dibahas tuntas hingga mentok ke masalah hubungan pria dan wanita  loh kok bisa??? masalah manusia memang tidak pernah terlepas dari itu semua, hingga celetukan ku membuat topik pembicaraan putar haluan. Aku jabarkan apa yang ada di benak dan diriku selama ini, mengharap teman yang selama ini ku cari untuk berbagi hadir di depan mata, kapan lagi bisa mengeluarkan uneg- uneg yang menjadi sedikit ganjalan selama ini.<br />
Ketika suatu hubungan sudah mencapai titik dimana &#8220;<strong>perubahan status</strong>&#8221; tidak dapat terelakkan lagi, ketika beban tanggung jawab yang besar telah menanti, ketakutan- ketakutan yang tidak beralasan lainnya, seperti ; merasa status baru merupakan pengekangan diri, mematikan kreatifitas dan potensi pribadi untuk menjadi lebih dan lebih, sikap &#8216;penghambaan&#8217; terhadap kemauan sang pemimpin keluarga, tunduk patuh terhadap kemauan yang mungkin tidak sejalan, melebur segala perbedaan dan keinginan diri,  dan segudang alasan lainnya yang menjadi faktor mengapa muncul ketakutan semacam itu?<br />
Kembali kepada pribadi masing- masing, tujuan yang ingin dicapai, apakah hanya ingin menghindari hingga dosa dapat terjauhi, sekedar ingin halal atau ingin merasakan ketentraman hidup dengan meninggalkan status kesendirian selama ini? atau sekedar menyatukan visi misi hidup, menyelaraskan <em>life value</em> (nilai hidup) yang berbeda- beda dari tiap individu, atau tujuan yang lebih normatif, menyempurnakan dien dan mencapai Ridho Nya?<br />
Manusia yang  baik akan mendapatkan yang baik pula, singkron kah realita nya? kita melihat begitu banyak fakta sebaliknya, orang yang sabar menemukan orang yang egois, orang yang keras serta pemarah mendapat orang yang berhati lembut, preman berjodoh dengan seorang yang alim, begitupun secara fisik, manusia berwajah menawan mendapatkan yang sebaliknya, adil kah Tuhan ataukah Dia berbohong? kesalahan hamba atau memang takdir yang bermain disanaatau mungkin ada suatu hikmah dan kebenaran secara implisit yang di rancang Tuhan kepada orang yang <strong>Ulil Albab</strong>??? orang- orang yang menggunakan akal nya, mengambil hikmah dari setiap kejadian yang ada di semesta, melihat segala bentuk keadaan dengan mata hati nya dan menjadikan hawa nafsu sebagai budak bukan sebagai majikan, uhfff terlalu minim orang yang seperti itu atau mungkin mereka tersamarkan dengan banyaknya kemaksiatan dewasa ini.<br />
Hanya tiap pribadi yang bisa menjawabnya bukan?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzachayo.wordpress.com/151/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzachayo.wordpress.com/151/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzachayo.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzachayo.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzachayo.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzachayo.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzachayo.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzachayo.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzachayo.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzachayo.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzachayo.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzachayo.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzachayo.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzachayo.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzachayo.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzachayo.wordpress.com/151/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=151&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/08/26/jodoh-adalah-candu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6312dbad934243925ae14f570a524ca?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirzachayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MATAHARIKU</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/06/01/matahariku/</link>
		<comments>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/06/01/matahariku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 13:38:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirzachayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzachayo.wordpress.com/2008/06/01/matahariku/</guid>
		<description><![CDATA[tertutup pintu sudah pintu hatiku yang pernah dibuka waktu hanya untukmu kini kau pergi dari hidupku ku harus relakanmu walau aku tak mau berjuta warna pelangi didalam hati sejenak luluh bergeming menjauh pergi tak ada lagi cahaya suci semua nada beranjak aku terdiam sepi dengarlah matahariku suara tangisanku ku bersedih karena panas cinta menusuk jantungku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=14&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:black;">tertutup pintu sudah pintu hatiku<br />
yang pernah dibuka waktu<br />
hanya untukmu<br />
kini kau pergi<br />
dari hidupku<br />
ku harus relakanmu walau aku tak mau<br />
berjuta warna pelangi<br />
didalam hati<br />
sejenak luluh bergeming menjauh pergi<br />
tak ada lagi<br />
cahaya suci semua nada beranjak<br />
aku terdiam sepi<br />
dengarlah matahariku<br />
suara tangisanku<br />
ku bersedih karena panas cinta menusuk jantungku<br />
ucapkan matahariku<br />
puisi tentang hidup<br />
tentangku yang tak mampu<br />
menaklukkan waktu</span></p>
<p><span id="more-14"></span><span style="color:black;">Matahari….<br />
aku pamit pergi<br />
ingin ku raih sekelumit cerita indah<br />
bersamanya<br />
matahari….<br />
bukankah ku juga berhak bahagia<br />
bukankah ku juga berhak tinggalkan derita<br />
sudah sekian lama bukan</p>
<p>matahari….<br />
aku belum mengenalnya secara &#8220;utuh&#8221;<br />
tapi ku ingin menyempurnakan dien ku dengannya<br />
hanya dengannya<br />
matahari….<br />
ku baru mengenalnya<br />
teramat baru<br />
dan baru sadar bahwa ku teramat membutuhkannya<br />
matahari….<br />
ku sering membohonginya<br />
menangis pura-pura<br />
hanya sekedar mencuri perhatiannya<br />
tangisan pertamaku<br />
ketika alunan ayat suci keluar dari bibirnya<br />
bukan menangis karena kusadar ku cinta dia<br />
tapi menangis, mengapa tidak dari semula menyukainya<br />
matahari….<br />
kupunya cita- cita yang indah bersamanya<br />
walau terkadang sebersit perasaan ragu muncul<br />
akankah dia bisa mencinta<br />
seperti ku mencintanya<br />
matahari….<br />
izinkan aku pergi<br />
ikhlaskan ku bersamanya<br />
biarkan ku tak mengingatmu lagi<br />
ketikaku bersamanya<br />
pun ketika ku jatuh, kecewa pada dirinya<br />
jangan ingatkan ku padamu lagi, wahai matahari<br />
matahari….<br />
ku ingin selalu bersamanya<br />
tidak hanya mendengar suaranya<br />
tapi bisa jua merasakannya<br />
mendengarkan detak jantungnya<br />
merasakan apa yang dirasakannya<br />
suka cita duka derita<br />
bahagia dan sengsara ditanggung berdua<br />
matahari….<br />
kuingin mendampinginya<br />
ketika ia bangun sebelum subuh menjelang<br />
mengantarnya dan mengecupnya<br />
ketika pergi mencari nafkah buat ku dan anak2 ku kelak<br />
menunggunya<br />
dan tersenyum ketika lelah dirasakannya<br />
pulang ketika senja mulai merona<br />
matahari….<br />
kuingin menemaninya<br />
dalam keadaan apapun<br />
gelap malam dan ia harus terjaga<br />
mengerjakan tugas yang dibawanya<br />
keistana kami<br />
matahari izinkan kami bahagia<br />
matahari… wahai matahari</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzachayo.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzachayo.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzachayo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzachayo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzachayo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzachayo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzachayo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzachayo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzachayo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzachayo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzachayo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzachayo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzachayo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzachayo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzachayo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzachayo.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=14&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/06/01/matahariku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6312dbad934243925ae14f570a524ca?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirzachayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wisata Ruhani ^_^</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/06/01/wisata-ruhani-_/</link>
		<comments>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/06/01/wisata-ruhani-_/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 06:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirzachayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzachayo.wordpress.com/2008/06/01/wisata-ruhani-_/</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang magrib… makan mpek- mpek di bawah jembatan dekat stasiun lempuyangan. Kebetulan baru hujan, jadi suasana agak begitu dingin. Kereta api terkadang lewat, membuat jalanan yang biasanya lenggang terasa rame. Pengalaman yang pertama, dulu di ajak cici ku fikir buat apa? menghabiskan waktu dengan percuma, tapi sekarang? kesana hampir menjelang magrib, dan ternyata banyak juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=15&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://mycityblogging.com/palembang/files/2008/03/empek2.JPG" alt="" width="280" height="200" />Menjelang magrib… makan mpek- mpek di bawah jembatan dekat stasiun lempuyangan. Kebetulan baru hujan, jadi suasana agak begitu dingin. Kereta api terkadang lewat, membuat jalanan yang biasanya lenggang terasa rame. Pengalaman yang pertama, dulu di ajak cici ku fikir buat apa? menghabiskan waktu dengan percuma, tapi sekarang? kesana hampir menjelang magrib, dan ternyata banyak juga yang nongkrong di sana. Semakin mengasah kepekaan terhadap manusia &#8220;papa&#8221;, mereka berjualan di pinggir jalan, di bawah jembatan, tentu banyak resikonya. Hujan yang jatuh dari langit, membasahi mereka, tentu semakin menambah penderitaan. Berkurangnya orang yang membeli dagangan mereka. Ku duduk bersama ibu penjual mpek- mpek, ku tanya jam berapa beliau pulang dari berjualan, dia hanya mengatakan tidak tentu, terkadang jam 8 malam atau bisa lebih malam lagi. Ada mbk yang hanya berjualan minuman, teh, segala kopi, susu, dan dia sendiri, hanya sendiri. Dimana orang tua nya yah??? ada juga mas yang berjualan telur puyuh goreng (maaf, aku nggak tahu namanya), begitu sederhana, gerobak kecil yang selalu di pikulnya, dengan peralatan &#8220;menggoreng&#8221; yang seadanya. Selain mereka masih banyak yang lain juga, dengan jualan yang serba &#8220;apa adanya&#8221;.</p>
<p><span id="more-15"></span></p>
<p>Selain kami masih ada &#8220;pengunjung&#8221; lain, dengan tujuan yang berbeda, ada yang sekedar mencari jajanan murah, atau sekedar menghitung berapa gerbong kereta yang lewat pada saat- saat tertentu dengan bermain tebak- tebakan dengan temannya, dan jika kalah, aha.. siap- siap merogoh isi kantong untuk mentraktir. Realita sosial L, sebagian besar masyarakat kita hidup dalam kemewahan, bermegah- megahan, pamer kekayaan. memperbanyak harta, tapi sebagian besar lainnya??? hidup dibawah garis kemiskinan. Anak- anak yang seharusnya bersekolah, dipaksa oleh keadaan untuk &#8220;belajar dijalanan&#8221;, belajar untuk meminta- minta, belajar bersabar ketika uang yang di terima tidak layak untuk di berikan, bersabar untuk tidak mengeluh, dan belajar dalam segala hal, belajar dalam kerasnya kehidupan!!! Ternyata, seiring seringnya kita berinteraksi dengan mereka, melihat dan merasakan penderitaan mereka, semakin mengasah kepekaan kita terhadap mereka, semakin kita sadar, sangat banyak orang yang butuh perhatian dan bantuan kita, secara material!!! mungkin bisa kita sisihkan sebagian &#8220;harta&#8221; kita untuk mereka, serupiah, bagi mereka sudah cukup. Nggak hanya kita, tapi sebagian besar dari kita J Insyaallah, kemiskinan semakin lama semakin berkurang, lakukan dari sekarang, mulai dari diri sendiri, baru mengharap orang lain akan mengikuti.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzachayo.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzachayo.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzachayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzachayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzachayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzachayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzachayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzachayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzachayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzachayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzachayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzachayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzachayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzachayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzachayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzachayo.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=15&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/06/01/wisata-ruhani-_/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6312dbad934243925ae14f570a524ca?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirzachayo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mycityblogging.com/palembang/files/2008/03/empek2.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>1 HARI YANG PENUH MAKNA</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/04/08/1-hari-yang-penuh-makna/</link>
		<comments>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/04/08/1-hari-yang-penuh-makna/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 06:34:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirzachayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzachayo.wordpress.com/2008/04/08/1-hari-yang-penuh-makna/</guid>
		<description><![CDATA[Senin, (7/4) Diawali menjelang subuh, dering alarm berbunyi, pukul 03.45 wib, waktunya bangun, ahh masih malas, padahal tadi malam tidurnya lumayan awal.. setelah jam 04.10 wib baru loncat dari kasur…ahh telat lagi, padahal mau shalat menjelang subuh dulu  atau setidaknya witir, sebelum azan 04.45 wib memanggil- manggil dari mushala sebelah kos, *_* membasuh wajah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=16&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Senin, (7/4) Diawali menjelang subuh, dering alarm berbunyi, pukul 03.45 wib, waktunya bangun, ahh masih malas, padahal tadi malam tidurnya lumayan awal.. setelah jam 04.10 wib baru loncat dari kasur…ahh telat lagi, padahal mau shalat menjelang subuh dulu  atau setidaknya witir, sebelum azan 04.45 wib memanggil- manggil dari mushala sebelah kos, *_* membasuh wajah, dan sikat gigi.. dinginnya air begitu menyejukkan (lumayan, hydroteraphy) sebelum ku menghadap- Nya.<br />
Jam 06.00 wib ada janji, mau jenguk sahabat yang sakit, uhh sebel, padahal ku masih marah gara- gara masalah sms hampir sebulan kemaren!!!, sekarang??? minta maaf aja belum, aku minta maap duluan??? idihh gengsi, bukannya mereka yang salah duluan, setidaknya cowok harus gentle, tapi sekarang mereka dapat musibah, masa&#8217; ku harus keukeh nggak mau ketemu, sampe kapan coba??? tuch kejadian juga dah lama bangets, dan kalo di fikir nggak 100 % kesalahan dari mereka, coba aja aku jujur, atau berani bilang &#8221; afwan mas, aku lagi malas banget garap mading, benar- benar nggak mood&#8221;, nahhh yakin dech mereka ngertiin, bukannya dah bertahun- tahun bareng mereka ^-^, ni nggak malah diam- diaman, sms cela- celaan, pake kata- kata kasar segala, rasain lu!!!</p>
<p><span id="more-16"></span><br />
Jarum jam hampir menunjukkan pukul 06.00 wib, duhhh hampir mendekati waktu jenguk, malas banget, mau ngomong apa coba, atau apa yang harus kulakukan jika bertemu mereka? senyum- senyum kayak nggak pernah terjadi apa- apa??? atau pura- pura tidur, biar teman kos ku nggak enak ngajakin, ahhh nggak mungkin, bukannya ku bilang aku mau ikut jenguk, ihhh ni gara- gara dengerin nasehatnya Cabi, itu tuch, sahabat dari luar pulau, yang aku nggak pernah ketemu, tapi dah rasa deket banget (alah gombal ^_^).. piye iki??? Allah, rasanya dunia pengen segera berhenti berputar… sebentar aja, ampe tiba- tiba jam 08.00 wib dech, biar nggak jadi jenguk mereka, ahhhhh<br />
Akhirnya… waktu yang ditentuin datang!!! nah lo, dengan langkah gontai, kuayunkan kakiku perlahan, menuju kediaman mereka, Mushala Al Jihad (maklum mahasiswa, bertugas sebagai takmir juga ) bersama 4 teman kos yang lain,, ahhh sampai &amp;-&amp;<br />
Nah, yang kecelakaan 2 orang, sama- sama KaBid (ketua bidang) ku di organisasi yang berbeda, 1 masjid juga… he he<br />
waktu aku datang, mereka tertawaan, sambil teriak- teriak &#8220;tuch di jenguk mirza&#8221;.. apa kabar za??? (whatsss..) ohh so sweet, ternyata????<br />
semua berjalan lancar, kita ngobrol, tertawaan, dan memplan mau jenguk istri teman yang sakit juga, wihh kembali lagi nech kayak dulu, hobi jalan- jalan!!! INDAHNYA UKHUWAH ^-^<br />
Satu hal yang bisa di ambil pelajaran, ternyata untuk memulai suatu pekerjaan mulia begitu susah, teramat susah..yang di kedepankan hanya emosi sesaat, dan imbasnya? banyak yang terabaikan, termaksud amanah yang bertujuan untuk kepentingan umat, hanya gara- gara masalah pribadi yang sebenarnya intinya KOMUNIKASI. ahhh manusia, menjadi tua adalah keniscayaan, tetapi menjadi dewasa??? belum tentu <br />
Menyesal??? sedikit, lohhh? bagiku inilah proses pembelajaran, mengambil hikmah dari setiap kejadian tiap masalah, moga menjadikan kita semakin dewasa, di tempa menjadi manusia kuat, yang siap menerima tantangan dakwah ke depan yang lebih besar  tidak hanya memikirkan nafsu marah, keegoisan atau apalah namanya.<br />
Selanjutnya??? pukul 16.45 wib, perjalanan ke rumah teman yang istrinya sakit Kanker payudara, sudah bertahun- tahun, dan ini hampir mendekati noktah. Dokter sudah angkat tangan  dan si ibu hanya terbaring tak berdaya, merintih menahan sakit, dengan rambut sudah botak, dan tulang yang terbungkus kulit, begitu tipis  kami masuki kamarnya perlahan, tak lupa mengucap salam, kami ber4.. aku dan teman kosku (my shoulmate,alah) dan 2 orang ikhwan masjid. Bingung mau ngomong apa, si ibu sudah tidak bisa apa- apa, hanya meringis dan berzikir , slang oksigen terpasang untuk membantunya bernafas, kanker telah sampai ke paru- paru, ku pandangi wajahnya, iba, sedih nyampur jadi satu. Aku turun ke lantai, mencoba duduk sambil memegangi tangan kirinya dan mengelusnya, tangan kanannya sudah bengkak, begitu besar, kontras dengan badannya yang begitu kurus dan ringkih, bau busuk menyeruak, memaksa hidungku untuk menghirupnya, aku nggak peduli. Ku genggam erat tangannya, ku elus pergelangannya, ku ingin dia tau, bahwa aku juga turut merasakan penderitaannya, walaupun nggak tau sakitnya seperti apa? ku bacakan ayat kursi padanya, ku yakinkan dia bahwa Allah tidak akan membebani hamba- Nya dengan beban yang hamba- Nya tidak sanggup memikulnya , dia merintih, perlahan mengamini apa yang ku ucapkan, sambil bergumam &#8220;aku capek, sungguh aku capek&#8221;… air mata ku mengalir!!! merembes, perlahan dengan cepat, dan aku coba menghapusnya, nggak ingin dia melihatku seperti ini, ku baca al matsurat, doa yang diajarkan Rasullulah, temanku mengikuti…dan kami mengamini bersama,<br />
Ya Rabb, diri ini begitu hina, di terpa masalah kecil sudah mengeluh, di beri kesehatan dan rezki tidak mau bersyukur, bagaimana dengan ibu??? kalimat- kalimat zikir tidak pernah lepas dari bibirnya, selalu Husnudzhon walau Allah memberinya cobaan yang berat, teramat berat, anak yang masih kecil- kecil, 3 orang jundi  dan suami yang selalu setia mndampinginya hingga saat seperti ini.<br />
Azan mulai terdengar, kami harus pamit, ku lepas perlahan genggamannya, beliau menangis, sambil mengucap &#8220;maafkan kesalahan saya ya mbk&#8221;, ku katakan padanya, Insyaallah kami akan kesini lagi, dan moga hari itu, ibu lebih baik, dan semakin sehat&#8221;.. Allah, bukankah hanya itu yang bisa kami berikan? kalimat penyejuk, penyemangat atau apalah namanya.<br />
Diperjalanan masih terbayang wajah si ibu, hujan deras mengiringi kepulangan kami. Imanku, agamaku, kesehatanku, keluargaku, sahabat- sahabatku, mengapa tidak pernah membuatku bersyukur, syukur yang banyak. Saat seperti ini bukankah sangat tepat untuk berterima kasih pada- Nya? setidaknya tidak melanggar perintah dan menjauhi larangan-Nya??? this is the second lesson.<br />
Ya Rahman, aku akan mencobanya, mencoba untuk bersyukur, atas apa yang ada, aku yakin bisa, dan pasti bisa. Allahumma Amin </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzachayo.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzachayo.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzachayo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzachayo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzachayo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzachayo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzachayo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzachayo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzachayo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzachayo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzachayo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzachayo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzachayo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzachayo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzachayo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzachayo.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=16&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/04/08/1-hari-yang-penuh-makna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6312dbad934243925ae14f570a524ca?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirzachayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengen HaLaL ^-^ (nah lo&#8230;</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/03/31/pengen-halal-nah-lo/</link>
		<comments>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/03/31/pengen-halal-nah-lo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 07:21:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirzachayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzachayo.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Sendiri lagi, hiks kefikiran, kok pengen merit yo…. mati kita, alamak Truss piye??? Bukan kah selama ini anti merit??? Ampe teman- teman julukin si miss feminis ^o^.. lah sekarang??? Ada apa to jeng… bukan kah hidupmu akan lebih indah tanpa pria yang mengikat, tanpa ada anak yang mengganggu tidurmu, tanpa ada keluarga lain selaen keluargamu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=17&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sendiri lagi, hiks kefikiran, kok pengen merit  yo…. mati kita, alamak<br />
Truss piye??? Bukan kah selama ini anti merit??? Ampe teman- teman julukin si miss feminis ^o^.. lah sekarang??? Ada apa to jeng… bukan kah hidupmu akan lebih indah tanpa pria yang mengikat, tanpa ada anak yang mengganggu tidurmu, tanpa ada keluarga lain selaen keluargamu, nah lo???<br />
Bukankah kau bilang nggak perlu anak, bukankah hadist yang mengatakan, bahwa setelah kita mati ada 3 hal yang masih dapat menolong kita, salah satunya doa anak sholeh, bisa tergantikan dengan amalan laen, misalnya mengangkat anak!!! Bukankah kau bilang kalo menikah hanya untuk mencapai ridho Allah, bekerja juga mencapai ridho Allah, makan, tidur juga mencapai Ridho Allah, bukankah kau bilang jika tujuan menikah hanya untuk membuat kita tentram, bukankah sahabat- sahabat, dan keluargamu sudah dapat menentramkan mu??? Bukankah, bukankah??? Ahhh masih banyak segudang alasan laen mu bukan? alasan yang membuatmu lari, bahwa kau ingin menikah. Bukankah seperti itu??? Kau mencari berbagai alasan untuk lari dari kenyataan bahwa kau kesepian!!!<br />
Bukankah sebenarnya kau sudah siap, walaupun kau inginnya belum siap, nona sampai kapan??? Menunggu ketidakpastian, menyiksa diri sendiri, kau tidak dapat apa- apa dari apa yang kau lakukan sekarang., mencari kebahagiaan lewat sahabat- sahabatmu, siapa??? Sampai kapan mereka tahan denganmu, sampai kapan mereka akan menemanimu, mereka juga akan menikah dan punya anak, sementara kau!!! Hanya hidup dengan kesepian dan kesendirian.. ha ha ha bukankah 2 hal itu yang pualing kau benci, </p>
<p><span id="more-17"></span><br />
Berkali- kali jatuh, berkali- merangkak, berkali- kali hendak bangkit, sebenarnya kau bisa, teramat bisa, hanya kau yang nggak mau, benarkan??? Apa yang dia lakukan hingga kau seperti ini? Kau masih suci, tidak terjadi apa- apa, yang dia lakukan hanya memanjakanmu, mencoba mengertimu, dan memberi perhatian besar padamu, hanya itu yang dia lakukan, dan itu sudah membuat mu cinta setengah hidup padanya, kenapa??? Karena itu yang tidak kau dapatkah dari ayah sejak kecil, benarkan??? Tuk kesekian kali nya aku benar kan???<br />
Nona sholihah, sebenarnya itu akan kau dapatkan semuanya nanti, semuanya, bahkan lebih dari yang dia berikan padamu, rasa cinta, sayang yang tulus, nanti setelah kau menikah, yakinlah wahai ukhti  sekali lagi, hanya kau yang bisa menolong dirimu sendiri, hanya kau ukhti.. percaya kan janji Allah??? Dia akan memberikan yang terbaik bagi kita, yang terbaik muslimah sholihah, asal kau bisa menjaga diri dan hatimu hanya untuk- Nya, sebelum yang halal datang. Bersabar yah ukhti, sekarang yang harus di lakukan adalah memperbaiki diri, mendekatkan diri pada- Nya, yakinlah apapun yang kau minta akan Dia berikan, apalagi kalo cuma sekedar ingin menikah  sampai kapan??? sampai waktunya tepat, bukankah kau tau, pemimpin adalah orang yang bisa menempatlkan segala sesuatu sesuai porsinya. Ayah meminta mu menyelesaikan kuliah dulu  ? nah itu hak nya, penuhi dulu, setelah itu kita cari kebahagiaan mu, kebahagiaan hakiki yang membuat hati mu tentram insya Allah dunia akhirat, mengerti kan ukhti <br />
Siapapun dia, yakin lah itu yang terbaik bagimu yang diberikan Allah. kau ingin seperti apa? Dia lebih cerdas darimu, lebih sholeh, lebih dan lebih agar bisa menjagamu, membahagiakanmu, tidak dengan harta, tapi dengan cinta yang besar, cinta yang hanya milikmu, dia dan Allah, begitu kan ukhti??? kau tidak ingin hartanya, tidak ingin jabatannya. Tidak ingin materi dunianya, semoga Allah mengabulkan apa yang menjadi keinginanmu. Allahumma amin </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzachayo.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzachayo.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzachayo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzachayo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzachayo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzachayo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzachayo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzachayo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzachayo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzachayo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzachayo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzachayo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzachayo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzachayo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzachayo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzachayo.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=17&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/03/31/pengen-halal-nah-lo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6312dbad934243925ae14f570a524ca?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirzachayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEBERAPA PENTINGKAH PERAN MUSLIMAH DI LEMBAGA PERPOLITIKAN</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/03/30/seberapa-pentingkah-peran-muslimah-di-lembaga-perpolitikan/</link>
		<comments>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/03/30/seberapa-pentingkah-peran-muslimah-di-lembaga-perpolitikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 07:00:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirzachayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzachayo.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan panjang sejarah Islam tidak lepas dari peran serta muslimah. Tak sedikit kontribusi yang mereka sumbangkan sampai Islam mampu menerangi seluruh belahan dunia. Kiprah para Istri- istri nabi, sahabat- sahabat wanita beliau, dengan berbekal iman yang tertanam kokoh dalam jiwa, semua penderitaan dan siksaan di tanggung dengan penuh keikhlasan. Seiring perjalanan sejarah, muslimah telah banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=19&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mirzachayo.files.wordpress.com/2008/08/wanita-muslimah1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-129" src="http://mirzachayo.files.wordpress.com/2008/08/wanita-muslimah1.jpg?w=150&#038;h=120" alt="" width="150" height="120" /></a>Perjalanan panjang sejarah Islam tidak lepas dari peran serta muslimah. Tak sedikit kontribusi yang mereka sumbangkan sampai Islam mampu menerangi seluruh belahan dunia. Kiprah para Istri- istri nabi, sahabat- sahabat wanita beliau, dengan berbekal iman yang tertanam kokoh dalam jiwa, semua penderitaan dan siksaan di tanggung dengan penuh keikhlasan.  Seiring perjalanan sejarah, muslimah telah banyak mengalami erosi, mulai dari kepribadian, akhlak bahkan akidah. Salah satunya ialah krisis figur teladan. Wanita muslimah yang sejatinya dapat memainkan peran ganda, baik sebagai seorang istri, ibu rumah tangga bahkan orang yang aktif dalam ruang lingkup kepentingan orang banyak.  <span id="more-19"></span> Muslimah dapat saja aktif di kegiatan yang berhubungan dengan banyak orang, seperti di partai- partai atau kancah perpolitikan, tetapi harus dapat membagi waktu dan menyadari peran nya sebagai seorang istri bahkan ibu bagi anak- anaknya. Tugas wanita tidak lah mudah, ketika mereka aktif di luar, dan pulang ke rumah dengan segala penat dan lelah, mereka harus bisa memberikan senyuman yang indah buat suami plus anak- anaknya, bukan hanya rasa capek yang membuat mereka jadi suka marah- marah.  Ketika aktivitas memaksa mereka untuk selalu di luar, maka komunikasi antara muslimah dan keluarga harus tetap terjalin, jangan sampe&#8217; si anak lebih dekat dengan pembantu dari pada dengan ibunya sendiri. Muslimah harus pintar mencari celah untuk berkomunikasi sekecil apapun tentang masalah si anak. Jika ada yang berkomentar bahwa wanita terkadang lebih ke Emosional dan lebih ke Perasaan dari pada pria yang berfikir rasional maka pendapat itu tidak lah tepat. Wanita dan pria mempunyai bagian- bagian yang sama, hanya kemampuan untuk menyerap masalah dan memenej nya yang membuat mereka berbeda. Seorang pemimpin bukan berarti mereka yang kuat, kekar, pencari nafkah, kepala rumah tangga. Seorang pemimpin adalah mereka yang bisa menempatkan diri di tempat yang semestinya, berkarakter, dan mempunyai mentalitas baja. Muslimah menjadi seorang pemimpin? Kenapa nggak, tapi yang terpenting bisa memimpin dirinya sendiri dulu. ^o^</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzachayo.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzachayo.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzachayo.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzachayo.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzachayo.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzachayo.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzachayo.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzachayo.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzachayo.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzachayo.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzachayo.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzachayo.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzachayo.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzachayo.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzachayo.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzachayo.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=19&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/03/30/seberapa-pentingkah-peran-muslimah-di-lembaga-perpolitikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6312dbad934243925ae14f570a524ca?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirzachayo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mirzachayo.files.wordpress.com/2008/08/wanita-muslimah1.jpg?w=150" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>semua serba muahal</title>
		<link>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/03/29/semua-serba-muahal/</link>
		<comments>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/03/29/semua-serba-muahal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 07:43:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirzachayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzachayo.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[wah, barang2 semua pada muahal nech. minyak gorenga aja sehari 3x naek.. gimana nich pemerintah???????? jangankan ibu2 rumah tangga, yang kuliah aja bingung kalo mau masak mau beli tambah muahal. ada solusi nggak?????????<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=44&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wah, barang2 semua pada muahal nech. minyak gorenga aja sehari 3x naek.. gimana nich pemerintah???????? jangankan ibu2 rumah tangga, yang kuliah aja bingung kalo mau masak <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  mau beli tambah muahal. ada solusi nggak?????????</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzachayo.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzachayo.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzachayo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzachayo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzachayo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzachayo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzachayo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzachayo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzachayo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzachayo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzachayo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzachayo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzachayo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzachayo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzachayo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzachayo.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzachayo.wordpress.com&amp;blog=4355300&amp;post=44&amp;subd=mirzachayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzachayo.wordpress.com/2008/03/29/semua-serba-muahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6312dbad934243925ae14f570a524ca?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirzachayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
